Rabu, 12 Agustus 2009

Penciptaan alam semesta


DAFTAR ISI

Teks Alkitab

Ayat Kunci

1. Tuhan Sudah Ada Sebelum Segala Sesuatu Ada!

2. Alkitab adalah Jawaban

3. Tuhan adalah Pencipta Alam Semesta

4. Cara Tuhan menciptakan Alam Semesta

5. Keadaan Segala Sesuatu Pada Waktu Diciptakan

6. Tujuan Penciptaan

7. Pemeliharaan Tuhan Atas CiptaanNya

DOA

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

TEKS ALKITAB

Kejadian 1

AYAT KUNCI

Kejadian 1:1

1. TUHAN SUDAH ADA SEBELUM SEGALA SESUATU ADA

Kapan dan sudah berapa lamakah Tuhan ada? Tuhan sudah ada dengan

segala kuasa dan kemuliaan-Nya sebelum segala sesuatu ada. Alkitab

mengatakan, "Pada mulanya Tuhan ...." Kej. 1:1; Yoh 1:1

Keberadaan-Nya ialah dari kekal sampai kekal. Ia selalu ada, dulu,

sekarang dan selama-lamanya. Alkitab mengatakan: "... dari selama-

selamanya sampai selama-lamanya, Engkaulah Tuhan." Mazmur 90:2

Siapakah Tuhan yang keberadaannya dari kekal sampai kekal itu? Dia

bukanlah sekedar kuasa atau pengaruh yang dasyat. Dia adalah

Pribadi yang sering kita sebut dengan Tritunggal, yaitu Allah Bapa,

Allah Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus. Dialah yang

menyebabkan segala sesuatu menjadi ada. Dia adalah Sang Pencipta

(Bapa:I Kor 8:6; Anak: Yoh. 1:30; Roh Kudus: Kej. 1:2; Yes. 40:12-

13).

2. ALKITAB ADALAH JAWABAN

Sejak mulanya, manusia ingin tahu bagaimana segala sesuatu di dunia

ini terjadi. Banyak pendapat telah diberikan mengenai asal-usul

alam ini, khususnya mengenai asal-usul bumi. Namun tidak ada

seorangpun yang mengetahui secara pasti jawabannya.

Bagaimanakah kita dapat mengetahuinya secara pasti? Jawabnya adalah

dengan percaya atau mengimani Firman Tuhan. Alkitab mengatakan:

"Karena iman kita mengerti bahwa alam semesta telah dijadikan oleh

Firman Tuhan." Ibrani 11:3

Di dalam Firman Tuhan kita menemukan jawabannya secara pasti.

Alkitab tidak pernah berspekulasi sebagaimana teori-teori yang

diciptakan oleh manusia. Dengan tegas Alkitab mengatakan bahwa

segala sesuatu yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang

kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana maupun

kerajaan, baik pemerintah maupun penguasa, segala sesuatu

diciptakan oleh Tuhan dan untuk Tuhan. Kolose 1:16

Walaupun penjelasan mengenai penciptaan dalam Alkitab sangat

singkat, namun Tuhan telah memberitahukan kepada kita segala

sesuatu yang perlu kita ketahui tentang permulaan alam semesta ini.

Pernahkah Anda bertanya mengapa kitab pertama dalam Alkitab disebut

kitab "Kejadian"? Jawabannya adalah karena kitab Kejadian

menceritakan tentang permulaan atau asal usul segala sesuatu. Kata

"Kejadian" berarti "permulaan". Kitab ini menceritakan tentang

permulaan langit, bumi ini dan segala isinya. Kitab ini dimulai

dengan memberi informasi tentang asal mula alam semesta ini.

"Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi" Kejadian 1:1

3. TUHAN ADALAH PENCIPTA ALAM SEMESTA

Siapakah yang menciptakan langit, bumi dan segala isinya ini?

Alkitab secara jelas memberikan jawabannya, yaitu Tuhan. Berikut

ini adalah ayat-ayat Alkitab yang menyatakan bahwa Tuhanlah yang

menciptakan alam semesta.

"Pada mulanya Tuhan menciptakan langit dan bumi. "Kejadian 1:1

"Dialah Tuhan ... dan Ia menciptakannya bukan supaya kosong, tetapi

Ia menciptakannya untuk didiami." Yesaya 45:18

"Akulah yang menjadikan bumi dan yang menciptakan manusia di

atasnya; tangan-Kulah yang membentangkan langit dan Akulah yang

memberi perintah kepada seluruh tentaranya." Yesaya 45:12

"... Ia yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya:

yang tetap setia untuk selama-lamanya." Mazmur 145:5-6

4. BAGAIMANA ALAM SEMESTA DICIPTAKAN TUHAN?

Berbeda dengan Tuhan, alam semesta ini memiliki titik permulaan.

Tuhanlah yang menciptakan alam semesta ini. Ia menciptakan dari

yang tidak ada menjadi ada dan seluruh keberadaan alam semesta ini

bergantung kepada Tuhan. Kejadian 1:1 menyatakan:

"Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi". Kata

"menciptakan" disini tidak berarti memindahkan/menghadirkan sesuatu

yang sudah ada ke tempat lain yang pada mulanya tidak ada sehingga

menjadi ada, tetapi membuat sesuatu dari yang tidak ada menjadi

ada (ex nihilo). Jadi tanpa bahan. Bagaimanakah cara Tuhan

menciptakan langit dan bumi? Ia menciptakannya dengan Firman-Nya.

Alkitab mengatakan:

"Oleh Firman Tuhan langit dijadikan, oleh nafas dari mulut-Nya

segala tentara-Nya." Mazmur 33:6

Firman Tuhan itu berkuasa! Firman Tuhan itu juga bersifat

menciptakan, karena segala sesuatu yang difirmankan-Nya itu

semuanya terjadi. Alkitab mengatakan:

"Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi, Dia memberi perintah,

maka semuanya ada." Mazmur 33:9

"Berfirmanlah Allah: 'Jadilah ....'" Kej. 1:3,6,9,11,14,20,24,26

5. KEADAAN SEGALA SESUATU PADA WAKTU DICIPTAKAN

Bagaimana kondisi segala sesuatu pada saat Tuhan menciptakan

mereka? Kondisinya adalah tidak seperti sekarang ini. Kondisi

segala hal yang Ia ciptakan adalah baik. Dalam Kejadian pasal 1,

berkali-kali disebutkan bahwa setelah Tuhan menciptakan sesuatu,

"Ia melihat semua itu baik." Kej. 1:10, 12, 18, 25, 31

6. TUJUAN PENCIPTAAN

Karena segala sesuatu diciptakan oleh Tuhan, maka siapakah yang

memiliki semua dan segala sesuatu? Tentu ini berarti bahwa segala

sesuatunya adalah milik Tuhan karena Dia adalah Pencipta segalanya.

Mengapa Tuhan menciptakan segala sesuatu ini? Ia menciptakannya

untuk kemuliaan-Nya. Alkitab mengatakan:

"... yang Kuciptakan untuk kemuliaan-Ku ...." Yesaya 43:7

"... segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia." Kolose

1:16

Melalui ciptaan-Nya, Tuhan juga telah menyatakan kuasa, kemuliaan

dan hikmat-Nya. Alkitab mengatakan:

"...langit menceritakan kemuliaan Tuhan dan cakrawala memberitakan

pekerjaan tangan-Nya." Mazmur 19:1

Karena Tuhan adalah Pencipta segala sesuatu, maka Dia sajalah yang

patut atau layak dipuji dan disembah. Apakah arti penyembahan itu?

Penyembahan adalah ungkapan kasih, penghormatan dan ketaatan yang

patut diberikan kepada Tuhan. Kita tidak boleh menyembah manusia,

malaikat, makhluk ataupun benda-benda lain. Alkitab mengatakan:

"Engkau harus menyembah Tuhan, dan hanya kepada Dia sajalah engkau

berbakti!" Matius 4:10

"Ya Tuhan, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa,

sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena

kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan." Wahyu 4:11

7. PEMELIHARAAN TUHAN ATAS CIPTAANNYA

Beberapa orang beranggapan bahwa setelah Allah menciptakan dunia

dan segala isinya, Ia menarik diri dan membiarkan ciptaan-Nya

berjalan sendiri begitu saja, seperti faham Deisme. Bahwa Ia tidak

peduli lagi dengan ciptaan-Nya. Ia lepas tangan. Benarkah Alkitab

mengajarkan demikian? Jawabannya adalah tidak. Sampai saat ini

Allah masih memelihara ciptaan-Nya. Allah, Pencipta Agung dari

segala sesuatu, Ia juga yang memelihara, memimpin, mengatur dan

memerintah semua makhluk ciptaan, tindakan, dan benda-benda

ciptaan, mulai dari yang terbesar sampai yang terkecil, dengan

kebijaksanaan-Nya yang paling bijak dan pemeliharaan-Nya yang

kudus, sesuai dengan pengetahuan yang tidak bisa salah dan

kehendak-Nya yang bebas dan tidak berubah, bagi kemuliaan hikmat-

Nya, kuasa-Nya, keadilan-Nya, kebaikkan-Nya dan kemurahan-Nya.

Kalau langit dan bumi dan segala isinya ini masih ada sampai

sekarang, ini semua karena pemeliharaan Allah terhadap ciptaan-Nya.

II Petrus 3:7 mengatakan: "Tetapi oleh firman itu juga langit dan

bumi yang sekarang terpelihara dari api ..." Semuanya itu

dimungkinkan masih ada karena Allah menopangnya. Ibrani 1:3

menjelaskan bahwa Kristus menopang segala yang ada dengan firman-

Nya yang penuh kuasa.

Kata "menopang" di sini tidaklah hanya sekedar menopang atau

menyokong, tetapi memiliki pemahaman yang aktif, dengan maksud

kehendak-Nya Ia mengontrol semuanya secara terus-menerus. Jadi

Yesus secara aktif terlibat dalam karya pemeliharaan (providensia).

Hal serupa juga terdapat dalam Kolose 1:7 yang mengatakan bahwa di

dalam Dia segala sesuatu ada. Bagaimana dengan kehidupan manusia di

bumi ini? Apakah Allah masih memperhatikannya? Jawabnya adalah Ya.

Ada banyak ayat dalam Alkitab yang menjelaskan bahwa Ia mengatur

kehidupan di bumi ini. Mazmur 139:16 menjelaskan bahwa Allah

mengatur kelahiran dan kehidupan manusia. Ia memberikan

perlindungan kepada orang benar (Maz. 5:12; Ul. 33:12,25-28; I Sam.

2:9), memenuhi kebutuhan umat-Nya (Ul. 8:3; Fil. 4:19) dan

sebagainya. Sebenarnya kalau kita mau sadar, nafas hidup yang Ia

masih berikan kepada kita saat ini adalah bukti dari pemeliharaan-

Nya terhadap kita.

Ayub 34:14-15 mengatakan: "Jikalau Ia menarik kembali Roh-Nya dan

mengembalikan nafas pada-Nya, maka binasalah bersama-sama segala

yang hidup, dan kembalilah manusia kepada debu." Demikian juga yang

dikatakan Mazmur 104:29:"... apabila Engkau mengambil roh mereka,

mereka mati binasa dan kembali menjadi debu."

Jadi, Allah masih campur tangan terhadap ciptaan-Nya. Semua

keberadaan dan gerak segala sesuatu yang ada di alam semesta ini

tidak bisa dilepaskan dari pemeliharaan Tuhan terhadapnya.


DOA

"Tuhan, Engkaulah yang menciptakan langit, bumi dan segala isinya.

Biarlah saya terus menyembah dan memuliakan nama-Mu yang ajaib.

Engkaulah Pencipta yang agung. Untuk itu, ciptakanlah hati yang suci

dan bersih di dalam diri saya dan bentuklah hati saya menjadi tempat

kediaman-Mu yang kudus." Amin


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar