Rabu, 12 Agustus 2009

Allah mahakuasa

DAFTAR ISI

A. YESUS MEMILIKI SEMUA KUASA

Ayat Hafalan

1. Yesus Berkuasa Atas Alam

2. Yesus Berkuasa Atas Roh-roh Jahat

3. Yesus Berkuasa Atas Penyakit

4. Yesus Berkuasa Mengampuni Dosa

B. YESUS PENAKLUK KEMATIAN

Ayat Hafalan

1. Yesus Menghidupkan Beberapa orang yang telah Mati.

2. Yesus Berjanji bahwa Dia akan Menaklukkan Kematian

3. Yesus Benar-benar Mati

4. Yesus Bangkit dari Kematian pada Hari Ketiga

5. Makna Kemenangan Yesus Atas Kematian

DOA

----------------------------------------------------------------------

Pelajaran 5

YESUS MEMILIKI SEMUA KUASA DAN PENAKLUK KEMATIAN

A. YESUS MEMILIKI SEMUA KUASA

Ayat Hafalan:

"Yesus mendekati mereka dan berkata: "KepadaKu telah diberikan

segala kuasa di sorga dan di bumi" (Matius 28:18)

Yesus telah mati di kayu salib dan pada hari yang ketiga Dia bangkit

dari kematian. Selama empat puluh hari setelah kebangkitan-Nya itu,

Dia bertemu dengan murid-murid-Nya beberapa kali pada waktu yang

berbeda. Para murid mengetahui bahwa Yesus telah mati di atas kayu

salib, dikuburkan, dan sekarang hidup kembali. Mereka telah melihat-

Nya dan berbicara secara langsung dengan-Nya. Mereka menjamah-Nya

dengan tangan mereka sendiri. Lalu pada akhir hari ke-40, Yesus

memanggil semua murid-murid untuk berkumpul. Seperti yang dikatakan-

Nya pada mereka, Dia mengucapkan kata-kata yang kita temukan dalam

ayat hafalan pelajaran di atas, "Kepadaku telah diberikan segala kuasa

di sorga dan di bumi" Yesus ingin para murid mengerti kuasa-Nya dengan

baik. Kemudian setelah selesai berbicara dengan murid-murid-Nya, Yesus

terangkat ke sorga. Mereka berdiri dan memandang sampai Dia menghilang

di balik awan.

Jadi, orang Kristen tidak menyembah seorang Juru Selamat yang mati dan

dikuburkan. Mereka menyembah Anak Allah yang bangkit, hidup, dan penuh

kuasa. Dalam pelajaran kelima ini, kita akan bersama-sama mempelajari

apa yang dikatakan oleh Alkitab mengenai Yesus yang memiliki semua

kuasa, termasuk kuasa yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan oleh

mata manusia. Ketika Yesus hidup di dunia, Dia menunjukkan kuasa-Nya

dalam berbagai cara dan dalam waktu yang berbeda. Marilah sekarang

kita melihat bagaimana Ia menunjukkan kuasa-Nya yang hebat itu.

1. Yesus Berkuasa atas Alam

a. Marilah kita lihat bagaimana Yesus berkuasa meneduhkan angin

dalam kitab Matius 8:23-27. Pada waktu itu, Yesus bersama murid-

murid-Nya berangkat naik perahu, tetapi tiba-tiba angin badai

mengamuk di atas danau dan menghantam perahu mereka, sehingga

mereka sangat ketakutan. Lalu mereka membangunkan Yesus yang

tertidur di buritan kapal. Yesus kemudian meneduhkan angin itu

sehingga danau menjadi tenang kembali.

b. Kita juga mengetahui bagaimana Yesus kuasa-Nya berjalan di atas

air (Yohanes 6:16-21).

c. Kita juga mengetahui kuasa-Nya ketika melihat bagaimana Ia

melipatgandakan lima roti dan dua ikan kecil sehingga lima ribu

orang laki-laki dapat diberi makan. Bahkan setelah setiap orang

kenyang, masih ada sisa makanan dua belas keranjang. (Yohanes

6:5-14).

d. Kita juga melihat kuasa-Nya ketika memerintahkan pohon ara dan

menyebabkannya menjadi kering (Matius 21:18-21).

e. Yesus tidak hanya memiliki kuasa membuat langit dan bumi, tapi

juga memiliki kuasa memelihara segala sesuatu dari kerusakan.

Dunia yang kita diami sekarang akan hancur jika bukan karena

kuasa dari Yesus. Setiap hari kita diizinkan hidup di dunia ini

karena kuasa Yesus. "Karena di dalam Dialah telah diciptakan

segala sesuatu, yang ada di surga dan yang ada di bumi, yang

kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun

kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu

diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. Ia ada terlebih dahulu dari

segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia" (Kolose

1:16-17).

2. Yesus Berkuasa atas Roh-roh Jahat

Alkitab mengajarkan bahwa ada roh-roh jahat yang menaati perintah

Setan/Iblis. Alkitab juga mengajarkan pada kita bahwa kuasa Yesus

Kristus lebih besar daripada kuasa Setan. Setiap orang yang percaya

pada kuasa Yesus dapat menang atas semua kekuatan Setan.

Ada beberapa bagian dalam Perjanjian Baru yang dapat kita baca

bahwa kuasa Yesus lebih besar daripada kuasa setan dan roh-roh

jahat. Lihatlah salah satu bagian ini. Bacalah dengan teliti Lukas

8:26-39. Ayat-ayat ini menunjukkan dengan jelas pekerjaan Setan.

Pekerjaan Setan adalah merusak. Setan menentang Allah dan orang

yang ingin menyenangkan Allah. Ketika roh-roh jahat dari Setan

berada dalam hati seseorang, Setan bekerja untuk merusaknya. Yesus

mengusir Setan keluar dengan Kuasa-Nya. Kemudian mereka masuk ke

dalam babi-babi yang sedang makan di sekitar tempat itu. Akibatnya,

babi-babi merusak dirinya sendiri dengan berlari masuk ke dalam

danau dan mati di sana. Kuasa Setan selalu mencoba merusak segala

sesuatu yang baik.

Kuasa Yesus selalu siap sedia menolong setiap orang yang sungguh-

sungguh ingin menerima pertolongan-Nya. Kita bisa menerima

pertolongan yang kita perlukan karena kuasa Yesus lebih besar

daripada kuasa Setan.

3. Yesus Berkuasa atas Penyakit

Beberapa orang disembuhkan dengan kuasa Yesus. Perhatikan beberapa

dari peristiwa tersebut.

a. Penyakit kusta adalah penyakit kulit yang buruk dan pada masa

Yesus tak seorang pun yang sakit kusta dapat disembuhkan. Dalam

Markus 1:40-42, kita membaca seorang berpenyakit kusta yang

datang kepada Yesus dan memohon pertolongan. "Seorang yang sakit

kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia

memohon bantuan-Nya, katanya: 'Kalau Engkau mau, Engkau dapat

mentahirkan aku.' Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan,

lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata

kepadanya: 'Aku mau, jadilah engkau tahir.' Seketika itu juga

lenyaplah penyakit kusta orang itu dan ia menjadi tahir." Yesus

menyembuhkannya dengan satu sentuhan tangan.

b. Dalam Markus 5:25-34, kita melihat bagaimana seorang wanita yang

sakit selama dua belas tahun yang telah berobat kepada beberapa

dokter dan telah menghabiskan uangnya dalam usahanya agar

sembuh. Tidak seorang pun dapat menolongnya, tetapi ketika dia

menjamah jubah Yesus, dia segera sembuh.

Ada banyak contoh lain saat Yesus menyembuhkan orang-orang sakit,

tapi kita tidak akan membaca semua kisah tersebut dalam pelajaran

ini. Satu hal yang harus kita ingat terus ialah bahwa tidak ada

penyakit yang tidak dapat disembuhkan Yesus. Dia memiliki kuasa

yang sempurna mengatasi semua penyakit.

3. Yesus Berkuasa Mengampuni Dosa

Pertanyaan yang sering diajukan ialah, "Bagaimana saya dapat

memperoleh pengampunan dosa-dosa saya?" Beberapa orang mencoba

mendapatkan pengampunan dengan mengakui dosa-dosanya kepada seorang

imam. Yang lain berharap menemukan pengampunan dengan menggabungkan

diri pada satu gereja. Beberapa orang lainnya berharap mendapat

pengampunan pada waktu dibaptiskan. Tetapi Alkitab mengajarkan kita

bahwa tidak ada satu pun dari hal-hal tersebut yang mempunyai kuasa

untuk mengampuni dosa.

Hanya Yesus yang mempunyai kuasa untuk mengampuni dosa. Bacalah

kembali Markus 2:1-12. Perhatikan khususnya ayat 10. "Tetapi supaya

kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni

dosa" Ini membuktikan bahwa Dia memiliki kuasa ini.

Jika Anda sedang mencari pengampunan atas dosa, Anda dapat yakin

bahwa pengampunan dosa hanya ada dalam Yesus Kristus saja. "Sebab

di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu

pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya" (Efesus 1:7).

"Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam

Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang

diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan"

(Kisah Para Rasul 4:12). "Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa

barangsiapa percaya kepada- Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa

oleh karena nama-Nya" (Kisah Para Rasul 10:43).

B. YESUS PENAKLUK KEMATIAN

Ayat Hafalan:

"Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya

dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut." (Wahyu 1:18)

Sejak semula, manusia telah mengenal kematian sebagai musuh yang tidak

dapat ditaklukkan. Manusia telah mencoba dengan banyak cara untuk

meluputkan diri dari kematian tetapi selalu pada waktunya tiba, di

mana mereka mati dan ini berarti kematian menjadi pemenang.

Semua orang Kristen seharusnya penuh sukacita karena kita mengikuti

seseorang yang lebih besar daripada seorang guru besar atau nabi. Dia

adalah Anak Allah yang hidup dan Dia memiliki semua kuasa di surga dan

di bumi. Ini berarti Dia juga berkuasa atas kematian. Dia adalah Sang

Penakhluk kematian. Dia telah rela untuk dihukum mati oleh orang-orang

berdosa. Tetapi pada hari ketiga Dia bangkit dari kematian sebagai

bukti bahwa kematian tidak akan pernah menang dari-Nya, melainkan

Dialah yang telah menakhlukkan kematian.

Selanjutnya, kita akan melihat bagaimana Yesus menunjukkan kuasa-Nya

atas kematian.

1. Yesus Menghidupkan Beberapa orang yang telah Mati.

Bacalah Matius 9:23-26 menceritakan tentang anak perempuan kepala

rumah ibadah yang sudah meninggal. Ketika Yesus mengatakan kepada

mereka bahwa anak itu tidak mati tetapi sedang tidur, mereka

menertawakan-Nya karena mereka melihat jasad anak yang mati itu.

Yesus masuk ke dalam ruangan dan menghidupkan anak itu. Sebagaimana

kita membangunkan seseorang anak yang sedang tidur, demikianlah

Yesus mampu memanggil anak ini dari kematian.

Dalam Lukas 7:11-17 kita membaca kisah pertemuan Yesus dengan

serombongan orang yang akan menguburkan seorang laki-laki, anak

tunggal dari seorang janda. Ibu yang malang ini ditinggal

sendirian. Yesus berbelas kasihan padanya. Yesus memerintahkan

laki-laki yang mati itu bangkit, dan dia taat. Bayangkanlah

keterkejutan dan sukacita yang dialami oleh orang-orang tersebut.

Lalu dalam Yohanes 11:1-46, Yesus membangkitkan Lazarus. Lazarus

adalah teman Yesus. Maria dan Marta adalah saudara perempuan

Lazarus. Mereka mengirim berita kepada Yesus ketika Lazarus masih

sakit. Ketika Yesus sampai di rumah mereka, Lazarus ternyata sudah

mati empat hari sebelumnya. Keluarganya dan teman-temannya telah

menguburkannya. Tetapi Yesus meminta untuk menggulingkan batu yang

menutup kuburan Lazarus. Kemudian Yesus memerintahkan Lazarus untuk

keluar. Sebagai jawaban suara Yesus, Lazarus berjalan keluar dari

kuburnya.

Berdasarkan fakta-fakta itu, secara pasti Yesus membuktikan kuasa-

Nya memberikan hidup kepada yang telah mati. Tetapi ini bukan yang

terbesar, kuasa yang terbesar adalah ketika Yesus sendiri yang

telah mati dan bangkit dan menaklukkan kematian.

2. Yesus Berjanji bahwa Dia akan Menaklukkan Kematian

Yesus tahu bahwa Dia akan dihukum mati jauh sebelum hal itu

terjadi. Dia juga tahu bahwa Dia akan bangkit dari kematian pada

hari ketiga. "Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-

murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak

penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala, dan ahli-ahli

Taurat lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga" (Matius

16:21). "Akan tetapi sesudah Aku bangkit, Aku akan mendahului kamu

ke Galilea" (Matius 26:32). "Pada waktu mereka turun dari gunung

itu, Yesus berpesan kepada mereka, supaya mereka jangan

menceriterakan kepada seorang pun apa yang telah mereka lihat itu,

sebelum Anak Manusia bangkit dari antara orang mati" (Markus 9:9).

Yesus menceritakan hal-hal ini pada murid-murid-Nya sebelum

semuanya terjadi. Dia memberitahukannya sehingga ketika Dia

menggenapi janji-Nya dan bangkit dari kematian, murid-murid-Nya

lebih percaya kepada-Nya. "Dan sekarang juga Aku mengatakannya

kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal

itu terjadi" (Yohanes 14:29).

3. Yesus Benar-benar Mati

Agar setiap orang sungguh-sungguh memahami kemenangan Yesus atas

kematian, kita harus memahami bahwa Yesus benar-benar mati. Dia

tidak sekadar pingsan atau pura-pura seperti mati. Amatilah fakta-

fakta berikut. Bacalah dengan teliti Lukas 23:32-56 dan Yohanes

19:16-42.

a. Yesus mati dalam kerumunan banyak orang. Dia tidak mati di

tempat tersembunyi yang hanya dihadiri orang tertentu saja.

Banyak orang telah menyaksikan kematian-Nya, bahkan hampir

sebagian besar penduduk Yerusalem datang untuk mengamati Yesus

mati di atas kayu salib. Tidak ada keragu-raguan dalam pikiran

orang-orang tersebut. Mereka tahu bahwa Yesus telah mati di atas

kayu salib.

b. Ada tiga golongan yang benar-benar yakin bahwa Yesus sungguh

mati. Pertama, para prajurit. Prajurit-prajurit ini terlatih

untuk membunuh. Mereka mengetahui kematian Yesus sebab mereka

melihat-Nya. Mereka tahu bahwa Yesus telah mati. Bahkan salah

seorang dari prajurit-prajurit tetap menombak lambung Yesus.

Ketika dia melakukan hal itu, darah dan air keluar. Ini

menunjukkan bahwa Yesus sungguh-sungguh telah mati. Kedua,

musuh-musuh Yesus juga ada di sana untuk meyakinkan bahwa Yesus

telah mati. Mereka pasti tidak akan mengizinkan Yesus di ambil

dari kayu salib jika mereka tidak pasti bahwa Yesus telah mati.

Ketiga, di sana juga ada orang-orang yang mengasihi Yesus.

Mereka juga yakin bahwa Yesus telah mati. Seandainya ketika

mereka mempersiapkan penguburan-Nya dan tangan mereka merasakan

adanya tanda-tanda kehidupan sekecil apa pun, pasti mereka tidak

akan pernah mengubur-Nya. Tidak ada keraguan tentang fakta bahwa

Yesus sungguh-sungguh telah mati.

4. Yesus Bangkit dari Kematian pada Hari Ketiga

Walaupun Yesus benar-benar telah mati, semua usaha untuk membunuh

Yesus sia-sia saja. Pada hari ketiga kuburan itu telah kosong.

Yesus telah bangkit. Sesudah kebangkitan-Nya, beberapa kali Yesus

menampakkan diri kepada murid-murid-Nya. Mereka berbicara dengan-

Nya. Mereka menyentuh-Nya dengan tangan mereka sendiri. Mereka tahu

bahwa itu adalah Yesus dan Dia hidup dari antara orang mati. Yesus

memang telah mati. Dia sudah dikuburkan. Tetapi lihatlah, Dia telah

menaklukkan kematian. Sekarang Dia hidup untuk selama-lamanya. Baca

juga Lukas 24:1-53; Yohanes 20:1-31; Yohanes 21:1-25.

5. Makna Kemenangan Yesus Atas Kematian

Ada dua hal penting yang ingin kita tekankan melalui pelajaran ini

berkaitan dengan kebangkitan Yesus dari antara orang mati.

a. Kebangkitan-Nya dari kematian membuktikan bahwa Yesus

adalah Anak Allah yang hidup. Kita juga membaca hal ini dalam

Roma 1:4, "dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh

kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak

Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita."

b. Yesus memiliki kuasa atas kematian dan membangkitkan semua

orang mati di hari penghakiman. Penjelasan lebih rinci tentang

apa yang akan terjadi pada waktu kebangkitan itu akan dijelaskan

dalam pelajaran terakhir dari kursus ini. Karena itu, "...

janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba,

bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-

Nya, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit

untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat

akan bangkit untuk dihukum" (Yohanes 5:28-29).

Kita harus bergembira karena kita bisa menyembah dan melayani Juru

Selamat yang adalah penakluk kematian. Dia dapat menyelamatkan kita

dari dosa-dosa kita, membangkitkan kita dari kematian, dan mengangkat

kita untuk hidup bersama-Nya selama-lamanya. Kita seharusnya

mempelajari berita ini dengan baik dan membagikan berita ini kepada

orang yang belum mendengar atau kepada orang yang belum mengerti.

DOA

"Bapa yang aku kenal di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, sekarang

aku yakin dan percaya bahwa kuasa-Mua sungguh luar biasa. Bahkan

atas kematian kuasa-Mu nyata. Ajarkan kepadaku untuk tidak lagi

takut pada kematian, karena Engkau telah mengalahkannya. Tidak ada

lagi kuasa di dunia ini, baik yang kelihatan maupun yang tidak

kelihatan oleh mata manusia, yang melebihi kuasa-Mu. Kuagungkan

sungguh nama-Mu Tuhan. Amin."

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar